Kamparnews – BANGKINANG KOTA – Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja bersama Ketua KPU Maria Aribeni Kampar dan Ketua Bawaslu Kampar Syawir Abdullah melaksanakan sosialisasi Pemilihan Umum di ruang tahanan di Mapolres Kampar, Rabu (24/1/2024).

Sebelum peninjauan, rombongan melakukan zoom meeting dengan Kapolda Riau se- Riau terkait jumlah Pemilih di Rutan dan di Lapas kelas II A Bangkinang. Rombongan juga dihadiri Wadir Direskrimmum AKBP Sunhot P Silalahi, Waka Polres Kampar Kompol Andi Cakra Putra dan PJU Polres Kampar dan lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua KPU Kampar langsung menemui para tahanan dan menjelaskan bahwa mereka disini untuk melakukan sosialisasi pemilihan umum.
“Kami meminta identitas yang lengkap untuk kita cek untuk DPT Onlinenya agar nanti para tahanan ini bisa memilih di Pemilihan Umum 14 Februari,” jelasnya.
Sementara Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja, menjelaskan bahwa ia sambut baik dengan atas kedatangan rombongan. “Nanti kita akan dukung semua tahapan yang di perlukan oleh KPU Kampar,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kapolres menghimbau kepada warga binaan agar menjaga ketertiban di dalam rumah tahanan dan tidak terprovokasi oleh isu yang beredar tentang Pemilu 2024.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga binaan Rutan Polres Kampar agar menjaga kondisi ketertiban dan keamanan di dalam rumah tahanan Polres Kampar,” ungkapnya
“Kami juga mengingatkan agar tidak terprovokasi terhadap isu yang berkaitan dengan Pemilu 2024 untuk menjaga persatuan dan kesatuan kita sebagai warga negara,” tambahnya.
“Kami juga mengajak, kepada seluruh warga binaan agar memberikan hak pilih pada hari Rabu, 14 Februari 2024 nanti dengan datang ke TPS sesuai dengan protokol yang berlaku,’ tutupnya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah menyatakan bahwa Bawaslu Kampar memastikan apakah para tahanan yang ada di ruang Tahanan Mapolres Kampar ini sudah mengetahui agenda nasional Pemilu 2024 ini.
”Apakah mereka sudah terdaftar sebagai pemilih dan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maka dari itu kami perlu memastikannya agar mereka bisa menyalurkan haknya di saat hari pencoblosan tanggal 14 Februari nanti,”terangnya.***





