Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun serta Dukung Program Bupati Kampar Bidang Pendidikan, Disdikpora Kampar Terus Lakukan Sosialisasi

Kamparnews – BANGKINANGKOTA- Untuk mendukung Program Strategis Nasional dalam menyukseskan Wajib Belajar ( Wajar ) 13 tahun fokus 1 tahun Pra Sekolah pada jenjang PAUD (TK) serta mendukung visi dan misi Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Kampar Misharti dalam peningkatan dunia pendidikan, Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menggelar pertemuan dengan seluruh Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) TK dan Ketua PKBM Se- Kabupaten Kampar.

Pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Disdikpora Kabupaten Kampar ini langsung dipimpin oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikpora Kabupaten Kampar Taufiq Wahyudisyah.

Kabid PAUD PNF Disdikpora Kabupaten Kampar Taufiq Wahyudisyah pada Kamis (2/4/26) menyampaikan dalam pertemuan tersebut meminta agar seluruh kepala PAUD maupun  TK untuk mensosialisasikan Wajar 13 tahun 1 tahun pra Sekolah Dasar.

” Ini sangat penting agar anak-anak dan para orang tua mengetahui bahwa sekarang sudah dimulai dilaksanakan proses belajar Wajar 13 tahun 1 tahun pra Sekolah Dasar,”ucapnya.

Dikatakannya selain itu pertemuan ini juga membahas agar kepada seluruh pimpinanan lembaga PAUD dan PNF agar selalu melakukan update dan upgrade Dapodik. ” Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan nilai raport pendidikan di Kabupaten Kampar,”terangnya.

Dijelaskannya dalam dunia pendidikan ada progam Revitalisasi atau program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas dan program Digitalisasi atau program transformasi sistem pembelajaran menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan akses, mutu dan efektifitas pendidikan, program ini bertujuan mendukung merdeka belajar, mewujudkan digital classroom,  serta pemerataan kualitas pendidikan.

” Agar program Revitalisasi dan Digitalisasi  ini mampu terpenuhi para pendidik harus selalu mengisi Dapodik dan Survey Lingkungan Belajar,” tuturnya.

Kemudian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang merupakan lembaga pendikan nomformal serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) diminta untuk segera melakukan proses Tes Kemampuan Akademik (TKM) dan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) bagi Paket A,B dan C.

” Untuk diketahui sesuai perkembangan zaman bahwa bidang PAUD dan PNF saat ini sangat berbeda, sebab dibutuhkan integritas dalam pelayanan prima disegala lini dan hal ini menjadi komitmen bagi seluruh pejabat dan staf demi terwujudnya cita-cita bersama dalam dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Kampar,”ujarnya.(adv). 

    

 

Pos terkait