Kamparnews – PERHENTIANRAJA – Dinas Perikanan Kabupaten Kampar akan terus mendorong kelompok-kelompok masyarakat yang ingin di latih dalam hilirisasi produk perikanan, seperi, bakso, naget,abon, kerupuk kulit ikan,pudung,ikan salai, filllet ikan dan produk-pruduk olahan lainnya.
Demikian ditegaskan Kadis Perikanan Kabupaten Kampar Zulfahmi yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Penguatan Daya Saing Hasil Perikanan Jhon Mainir pada pembukaan kegiatan Pelatihan dan Pengelohan Pengembangan Budidaya Lele untuk peningkatan Ekonomi Masyarakat yang ditaja oleh PTPN IV Regional III Pekanbaru di Desa Hang Tuah Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar pada Kamis (9/4/26).
Dikatakannya bahwa Desa Hang Tuah merupakan desa Sentra Ikan Lele di Kabupaten Kampar, maka sangat penting untuk terus melakukan inovasi hilirisasi perikanan. ” Hal ini mengingat kebutuhan ikan segar saat ini sangat tinggi dan juga bisa untuk menopang sektor perekonomian yang selalu menjadi program Bapak Bupati Kampar Ahmad Yuzar untuk peningkatan UMKM dan juga mendukung program strategi nasional dari Bapak Presiden Prabowo tenteng pemenuhan gizi,”ucapnya.
Jhon Mainir menilai dengan kondisi saat ini sinergitas dengan pihak-pihak swasta sangat dibutuhkan mengingat kondisi APBD mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.” Kami sangat mendukung pelatihan yang dibuat oleh PTPN IV Regional III Pekanbaru ini dan semoga program ini mampu membawa manfaat bagi masyarakat,”harapnya.

Pada kegiatan ini dari PTPN IV regional III dihadiri oleh Menejer kebun Sei Pagar Triana Anggraini. Program ini merupakan program CSR perusahaan untuk pengembangan desa sempadan dengan unit wilayah kerja perusahaan. Untuk kegiatan pelatihan diikuti oleh 50 peserta berupa pelatihan pengolahan ikan lele. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan berupa pakan bibit sebanyak 80 sak (@10 kg) dan pakan ikan dewasa sebanyak 60 sak (@20 kg)
dengan total 2 ton.(adv)





