Kamparnews – BANGKINANGKOTA – Pemerintah adalah pelaksana pembangunan namun para ulama, para mursyidin adalah pemberi roh bagi pembangunan tersebut maka untuk itu kami butuh diingatkan jika alpa dan butuh didoakan agar tetap amanah.

Demikian dikatakan Bupati Kampar Ahmad Yuzar diwakili Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jalal Suyuti pada kegiatan Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad juga bersempana dengan Pelantikan Pengurus Rabithah Mursyidin Thariqat Naqsyabandiyah (RMTN) Kabupaten Kampar periode 2026-2031 serta kegiatan Tawajjuh Akbar (Zikir) bersama di Masjid Agung Al Ihsan Markaz Islami Kabupetan Kampar pada Ahad (12/4/26).
Bupati menegaskan Kampar tegak karena Tali Bapilin Tigo, Pemerintah Umaroh, Ulama, Ninik Mamak, Mursyidin, dan adat serta RMTN adalah manivestasi dari simpul agama, jika simpul ini kuat maka kokohlah daerah ini dari guncangan zaman dan dekadensi moral.
” Tali Bapilin Tigo ini harus tetap terjaga, sebab dengan konsep ini menegaskan kolaborasi ketiga pihak untuk mewujudkan pembangunan dan keharmonisan masyarakat,”ucapnya.
Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada pengurus RMTN Kabupaten Kampar yang dilantik oleh Ustadz Prof Abdul Somad dan amanah ini bukanlah tugas yang ringan namun merupakan ladang amal yang mulia.
” Kehadiran RMTN di Kabupaten Kampar memiliki peran startegis dalam menjaga nilai-nilai spritual dan tradisi keislaman yang luhur,Thariqat Naqsyabandiyah sebagai bagian integral dari kekayaan khazanah Islam di Kampar ini yang telah lama menjadi benteng moral dalam membentuk karakter yang muttaqin,”ujar Bupati.
Ustadz Abdul Somad pada ceramah nya menyampaikan sejarah berdirinya Thariqat Naqsyabandiyah serta menyampaikan arti kalimat Rabithah yakni ikatan, mesti bersama-sama, jangan berpecah belah dan tolong menolong maka perlu Rabithah. Kemudian Mursyidin artinya pembimbing, penunjuk arah dan ini sangat penting agar tidak tersesat.

”Kemudian Thariqat adalah cara atau metode dan Naqsyabandiyah itu artinya diambi dari nama Ulama yang menakhodai yakni Syekh Bahauddin al-Bukhari an-Naqsyabandi maka disebut lah Thariqat Naqsyabandiyah,”terang UAS sembari juga menyampaikan bahwa begitu banyaknya para ulama terkenal yang berasal dari Kabupetan Kampar.
Pengurus Rabithah Mursyidin Thariqat Naqsyabandiyah (RMTN) Kabupaten Kampar ini di lantik oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) untuk masa periode 2026-2031. (adv)





