Kamparnews – GUNUNG SAHILAN – Bunda Paud Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Sosialisasi Gerakan Menuju Perubahan Paud (Gempur Paud) Kabupaten Kampar , di dua Kecamatan yakni Kecamatan Gunung Sahilan dan Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Rabu (24/1/24).

Ada 4 (empat) sekolah yang diberikan pemahaman dalam sosialisasi ini yakni di 3 (tiga) Taman Kanak-Kanak yaitu TK.Raudha Kebun Durian, TK. Melati Sungai Lipai, KB Melati Kebun Durian dan 1 (satu) Sekolah Dasar yaitu SDN 002 Kebun Durian. Sekolah-sekolah ini semua berada di Kecamatan Gunung Sahilan yang merupakan Kecamatan pertama pada kunjungannya kali ini dan dipusatkan pelaksanaan sosialisasi tersebut di TK . Raudha Kebun Durian.

Saat memberikan arahan Ricana Djayanti Hambali memberikan apresiasinya dan tampak terharu, itu terlihat dari rona bahagia wajahnya ketika penyambutan oleh anak-anak TK dan Paud serta SD di Kelas awal yang juga disertai dengan nyanyian sorak sorai kegembiraan menyambut kedatangannya beserta rombongan.
“Saya sangat terharu apa yang ditampilkan anak-anak generasi masa depan ini maka dari itu kita harus memastikan anak-anak bahagia, senang dan tidak stres diajak sekolah itulah yang harus kita beri pemahman kepada para pendidik, para orang tua dan anak-anak peserta didik, dan ini menjadi penyebab utama mengapa sosialisasi ini sangat perlu dilaksanakan karena ini Program Pemerintah Pusat tentang Pendidikan Anak Usia Dini yang mengambil konsep Memastikan Transisi belajar dari Paud ke SD memang benar-benar menyenangkan bagi anak-anak ,’terang Rihana.
Ricana juga mengatakan bahwa pada pendidikan setara TK dan atau Paud ini, anak-anak tidak diwajibkan untuk diberikan materi Baca, Berhitung, Menulis yang kita kenal dengan Calistung. Ini hanya boleh bersifat pengenalan dengan menggunakan suatu media seperti buah-buahan dan lainnya yang mudah untuk difahami anak.
” Maka dari itu bahwa untuk masuk pendidikan jenjang SD tidak dibenarkan Sekolah untuk mengadakan Test Calistung untuk metoda penerimaan murid,”ungkapnya.
Pada kegiatan tersebut juga di isi oleh narasumber memberikan materi bahwa apapun kondisi seorang anak yang telah menginjak usia 7 tahun berhak diterima untuk menimba ilmu di bangku SD atau sederajat. Pendidik harus lebih memberi keteladanan kepada anak-anak agar mereka mengerti tentang rasa hormat, cara berterima kasih dan cara meminta tolong, yang mana ini semua telah tertuang dalam 6 (enam) pondasi untuk transisi Paud ke SD yang menyenangkan.
Camat Gunung Sahilan Musnaini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bunda Paud Kabupaten Kampar dan seluruh organisasi mitra Paud karena telah memotori kegiatan ini dengan turun langsung memberikan sosialisasi kepada masyarakat pada umumnya.
Kegiataan ini juga disertai dengan penyerahan Alat Peraga Edukatif (APE) dari Forum Paud Kabupaten Kampar kepada TK. Raudha Kebun Durian yang diserahkan langsung oleh Bunda Paud Kabupaten Kampar yang juga selaku Ketua Forum Paud Kabupaten Kampar yang semuanya bertujuan membantu melengkapi alat belajar untuk anak-anak TK dan Paud. Bunda Paud juga berkenan bagi-bagi sikat gigi untuk anak-anak Paud sembari bersama PDGI akabupaten Kampar berikan pengajaran perihal cara menyikat gigi tang baik dan benar.
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Gunung Sahilan Musnaini beserta jajaran, Bunda Paud Kecamatan Gunung Sahilan, Korwil Dikpora Kecamatan Gunung Sahilan Fachruddin dan para orang tua peserta didik. Kabid Paud Disdikpora Kabupaten Kampar Mariani, Taufiq Wahyudisyah, selaku Ketua Tim Gempur Paud Kabupaten Kampar, Wakil Ketua PP Paud Kabupaten Kampar Atni Prawati Syahrizal, Ketua IGTKI Kabupaten Kampar Lusiana Paluzi, Pengurus Forum Paud, Pengurus Himpaudi Kabupaten Kampar dan PDGI Kabupaten Kampar.***





