Study Tiru ke Kabupaten Sleman, Ketua LKKS Ricana Djayanti : Pentingnya Berbagi Ilmu Dalam Mewujudkan LKKS yang Lebih Maju

Kamparnewws – SLEMAN – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kampar melalukan Study Tiru ke LKKS Dinas Sosial Kabupaten Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu  (16/10/24). Hal ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia guna pengembangan program dalam suatu organiasai sosial kemasyarakatan, juga dipandang perlu sering koordinasi dan silaturahmi dengan daerah lain yang lebih maju dan berpengalaman.

Dalam kunjungan atau berbagi ilmu tersebut, LKKS Kampar dipimpin langsung ketua umum LKKS Kampar Ricana Djayanti, Hambali didampingi Kadis Sosial Kampar Zamzami Hasan, disambut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman Mustadi, yang diwakili Sekretaris Sigit Indarto.

Dalam pertemuan itu, Ricana Hambali yang juga merupakan Pj Ketua TP-PKK Kampar menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas sambutan dari Pemkab Sleman.

Ricana menyebut, bahwa tujuan dari study ini adalah Sharing Informasi terkait tugas pokok, fungsi serta program kerja LKKS Kabupaten Kampar dengan LKKS yang ada di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

” Bahwa LKKS Kampar sudah melaksanakan 5 program dan 15 kegiatan, dimana dua porogram melaksnakan 10 kegiatan bersifat penunjang kelembagaan kerja, serta 5 kegiatan bersipat sosial kemasyarakatan,”ucapnya.

Dari 15 kegiatan tersebut, LKKS mendapatkan anggaran lebih kurang sebesar Rp 1,128 miliar bantuan hibah dari pemda kampar dan bantuan CSR lainnya, diletakkan di Dinas Sosial Kabupaten Kampar.

” Untuk itu, dalam pengolahan program atau kegiatan tersebut perlu adanya terus pengembangan program untuk kemajuan organiasai dan sosial kemasyarakatan. Ini sangat penting karena dalam menjalankan roda organisasi tak terlepas dari pengalaman, pemahaman dan kreatifitas,”ujar Ricana.

Sementara itu Sekretaris Dinsos Sleman Sigit Indarto, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kujungannya. Dimana dari banyak kabupaten dan Kota, Dinsos Sleman menjadi tujuan utama Kampar untuk berbagi ilmu seputar LKKS.

Seperti biasa, Dinas sosial sendiri yang memiliki anggaran lebih kurang Rp 38 miliar. Dalam mensupport kegiatan peningkatan kapasitas LKKS, Dinsos sendiri memberikan anggaran lebih kurang Rp 85 juta.

” Berbagai program seperti Sleman Pintar, dan Dinsos PEDAS, serta upaya dalam mendapatkan anggaran besar untuk Dinsos Sleman sendiri,”ungkapnya.

Sementara itu Ketua LKKS Sleman Aly Manshur, sat itu menjelaskan bahwa LKKS Sleman sendiri merupakan lembaga Mitra dengan Dinas Pemda Sleman, Tercatat saat ini memiliki LKSA dan LKS sejumlah lebih kurang 120 LKS.

” Sementara LKKS sendiri melakukan berbagai kegiatan bersifat external seperti pendampinagn baik dalam manajemen administrasi, konflik bila terjadi permasalahan baik sosial maupun hukum sehingga banyak LKS yang berhasil dan sadar akan pentingnya manajemen,”terangnya.

” Dengan demikian sudah terbentuk  sampai saat ini dari 125 LKS , ada 97 LKS sudah memiliki Izin atau bertanda daftar, sudah Akreditasi ada 57 LKS, sedangkan yang dalam Proses Tanda Daftar ada 4 LKS yakni Al ghifari turi, Quen latifa, Permata Nusantara, serta Pdhi Hj Sarwa,”tuturnya.

Pos terkait