Kamparnews – BANGKINANGKOTA -Polres Kampar gelar upacara Hari Bela Negara bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja yang di wakili Waka Polres Kampar Kompol Andi Cakra Putra, Perwira upacara Kasi Propam AKP Togar P Silalahi dan Komandan upacara IPDA Irwan Faddilah bertempat di lapangan Apel Mapolres Kampar Selasa (19/12/24).
Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-76 tahun 2023 dengan Tema “ Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”. Peserta upacara terdiri dari Pejabat Utama Polres Kampar, Para Perwira, Bintara dan ASN Polres Kampar serta rangkaian Upacara diawali pembacaan Ikral Bela Negara oleh anggota Samapta Bripda Rifal Sutanto Sibolon
Sementara itu Waka Polres Kampar selaku Inspektur Upacara, saat membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Upacara Memperingati Hari Bela Negara Ke 76 tahun 2024 menyatakan bahwa peringatan hari bela negara yang kita laksanakan hari ini adalah untuk mengenang perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan negara.
” Melalui peristiwa bersejarah yaitu agresi militer belanda ii pada tanggal 19 desember 1948, para pahlawan menunjukkan kegigihan dan usaha mereka untuk merebut kembali ibu kota negara Yogyakarta. kota tersebut yang saat itu merupakan simbol pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.
Tema peringatan hari bela negara ke-76 tahun 2024 ini adalah “gelorakan bela negara untuk indonesia maju”. tema ini mengandung makna bahwa kita seluruh warga negara indonesia agar terus menggelorakan bela negara dengan berkontribusi secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan guna mewujudkan indonesia maju.
Terdapat lima nilai dasar bela negara, yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin pada pancasila, rela berkorban, dan kemampuan awal bela negara. hal tersebut menjadi landasan untuk membentuk mental dan fisik yang tangguh.
” Perlu kita disadari, bahwa perkembangan lingkungan strategis dan geopolitik terkini menunjukkan dinamika yang semakin kompleks dan berpotensi membawa dampak signifikan terhadap keamanan global,” tuturya.
Oleh karenanya, diperlukan antisipasi, penyelarasan, updating kebijakan pertahanan, dan pelaksanan strategi pertahanan negara yang tepat. hal tersebut untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam rangka penerapan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).
” Sishankamrata merupakan strategi pertahanan negara terbaik karena indonesia memiliki keunggulan jumlah penduduk dan wilayan nusantara yang luas. dalam konteks tersebut, kementerian pertahanan telah melaksanakan program Pembinaan Kesadaran Bela Negara,” jelasnya.
Kegiatan PKBN ini merupakan salah satu upaya dari revolusi mental melalui pembangunan karakter bangsa di lingkup pendidikan, masyarakat dan pekerjaan. hal tersebut sejalan dengan 8 (delapan) asta cita kabinet merah putih yaitu memperkokoh ideologi pancasila dan memperkuat pembangunan sdm menuju indonesia emas 2045.
” Pedoman ini diharapkan dapat menginspirasi dalam memeriahkan bulan pemuda dengan aktivitas yang mengedepankan minat kolaborasi, sinergi, kerjasama untuk maju bersama indonesia raya,” terang Waka Polres saat membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia.***(rls/Mil)





