Kamparnews – JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan kunjungan ke Kementerian PPN Badan Perencanaan Nasional (Bappenas RI). Kunjungan ini bertujuan untuk peningkatan dan pemanfaatan data statistik dan data spasial Kamis (6/11/25).
Hal ini mengacu pada pepres no 39 tahun 2019 tetang satu data indonesia dan peraturan mentri PPN/ bappenas no 17 tetang portal satu data indonesia dan peraturan menteri PPn/bappenas no 7 tahun 2025 tetang pedoman berbagi pakai data tunggal sosial dan ekonomi nasional.
Pemda Kampar yang diwakili Kadiskominfo dan Persandian Kabupaten Kampar Zulfikar mengungkapkan bahwa Layanan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) berbasis data tunggal yang mengumpulkan informasi sosial dan ekonomi seluruh penduduk Indonesia untuk membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.
” Pemerintah Kabupaten Kampar bersama instansi terkait akan terus memaksimalkan data yang dibutuhkan dalam indikator DTSEN, ” terang Zulfikar yang didampingi oleh Pejabat Fungsional Ahli Muda Statistik Nurmalsari dan kabid perencanaan dan pengendalian Bappeda Kampar Rika Amalia, dan beserta staf sebagai tim pelaksana DTSEN.
Dikataakaannya Sistem ini menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menggabungkan berbagai data resmi, seperti Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dan Kependudukan, yang diperbarui secara berkala.
” Layanan ini dapat diakses melalui portal resmi atau secara langsung ke kantor desa/kelurahan. Pemerintahan kabupaten kampar melalui Diskominfo Kampar dan Bapedda berupaya meingkatkan dan memanfaatkan layanan data DTSEN tersebut,”ucapnya
Ditambahkan Zulfikar bahwa diskominfo dan Persandian Kabupaten yang merupakan sebagai walidata dan Bapedda sebagai koordinator data merupakan pelaksana pemanfaatan,dan pengelolaan DTSEN.
”Diharapkan dengan adanya pertemuan ini pemanfaatan dan pengelolaan data DTSEN dapat di lakasanakan sesuai SOP dan sesuai dengan prinsip satu data indonesia,”ujarnya.
Sementara itu dari pihak SDI menyambut baik dan dukungan terhadap daerah seluruh indonesia dalam peningkatan dan pemanfaatan data statistik dan data spasial.
Pertemuan tersebut juga di hadiri oleh Pemkab Ciamis , Pemkab mandailing Natal Sumut, serta Pemkab Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.***





